Prosedur Pemasangan Pipa

Prosedur Pemasangan Pipa – Pemasangan instalasi pipa membutuhkan perhatian khusus dalam pengaplikasiannya. Pasalnya apabila sudah di tanam di dinding maupun jalan raya perbaikannya akan membutuhkan banyak biaya. Oleh karena itu sebelum dilakukan penanaman harus dipastikan semua aliran tidak ada kendala

Bahan

Bahan/material pipa untuk distribusi air bersih adalah GIP pipe, Pipa dan fitting yang digunakan harus mengikuti standar SII dan harus disertai sertifikat hasil pengujian.

Katup-katup (valve) untuk ukuran lebih kecil atau sama dengan 50 mm dibuat dari bahan kuningan dengan system penyambungan menggunakan ulir /screwed, sedangkan yang lebih besar dari 50 mm dibuat dari bahan GIP, dengan system sambungan ulir.

Penggantung pipa (hanger) dan penjepit pipa (klem) harus dari bahan metal yang digalvanis.

Pemasangan

Untuk sambungan yang menggunakan ulir harus memiliki spesifikasi panjang ulir.

Sebelum dilakukan penyambungan, bagian yang berulir harus dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran-kotoran yang melekat.

Setiap pemasangan katup yang menggunakan ulir harus digunakan sepasang water mur (union coupling) untuk mempermudah pekerjaan pemeliharaan.

Semua ujung yang terakhir, yang tidak dilanjutkan lagi harus ditutup dengan dop/plug atau blank flanged.

Pipa-pipa harus diberi penyangga, pipa-pipa tegak yang menempel sepanjang kolom atau dinding dan pada setiap percabangan atau belokan harus diberi pengikat (klem).

Penyangga pipa harus dipasang pada lokasi-lokasi yang ditentukan.

Apabila lokasi penggantung pipa berhimpitan dengan katup, maka penyangga tersebut harus digeser dari posisi tersebut dengan catatan pipa tidak akan melengkung apabila katup tersebut dilepas.

Pipa-pipa induk dan distribusi harus ditest dengan tekanan hidrostatik sebesar 8 kg/cm² dan dalam waktu minimum 8 jam, tekanan tersebut tidak turun/nalk serta tidak terjadi kebocoran.

Instalasi yang hasil testnya tidak baik, segera diperbaiki. Biaya pengetesan, alat-alat yang diperlukan dan biaya perbaikannaya ditanggung oleh pemborong.

Pipa-pipa yang ada di atas langit-langit, sepanjang kolom, dinding dan pada tempat-tempat yang terlihat harus dicat dengan warna sebagai berikut:

  1. Air bersih dengan warna biru
  2. Instalasi fire hydrant dengan warna merah
  3. Air bekas dan air kotor dengan warna abu-abu
  4. Air hujan dengan warna putih

Sebelum air bersih dipakai, maka air yang ada dalam pipa dibuang dulu, kemudian sistim pemipaan diisi dengan larutan yang mengandung 50 mg/I Chloor dan didiamkan selama 24 jam. Setelah 24 jam sistim dibilas dengan air bersih sampai kadar sisa Chloor 2 mg/l.

Tanki Air Atas (Roof Tank)

Tanki air atas dibuat dan bahan Fiber Glass Reinforced Plastic (FRP), dipasang 1 buah dengan kapasitas 5000 It. Type tanki yang digunakan adalah vertical type, dilengkapi dengan lubang inlet, outlet, drain, manhole dan ventilasi. Tanki ditempatkan pada dudukan yang kuat, konstruksi beton besi WF

Prosedur Pemasangan Pipa

Prosedur Pemasangan Pipa

Prosedur Pemasangan Pipa

jasa pasang perbaikan pipa murah

Leave a Reply

Your email address will not be published.